Apakah Asuransi Kesehatan Bisa Dicairkan? Cek Di Sini

apakah asuransi kesehatan bisa dicairkan

Bertemu lagi dengan kami Asuransi Kesehatan Surabaya, kali ini kami akan membahas tentang pencairan asuransi kesehatan. Bagi Anda nasabah asuransi kesehatan, pastinya Anda bertanya-tanya apakah asuransi kesehatan bisa dicairkan? Hal ini merupakan pertanyaan yang banyak sekali diajukan oleh para pengguna asuransi. Sebab, masih banyak yang belum mengetahui bagaimana prosedur pencairan asuransi kesehatan terlebih lagi jika nasabah tersebut adalah pemula. Untuk mencari jawaban ini, maka silahkan saja melakukan pengecekan apakah asuransi kesehatan yang dimiliki bisa atau tidak untuk dilakukan pencairan.

DAFTAR ASURANSI KESEHATAN DAN ISI FORMULIR DISINI

Daftar Asuransi Kesehatan dan Isi Form di https://asuransikesehatan.xyz atau menghubungi nomor HP/WA : 081803081010

Apakah Asuransi Kesehatan Bisa Dicairkan?

apakah asuransi kesehatan bisa dicairkan
Sumber Foto: Sravn.in

Secara umum asuransi kesehatan hanya akan bisa dicairkan ketika nasabah atau pemegang polis asuransi mengajukan klaim terhadap suatu penyakit yang biaya pengobatannya wajib untuk dicover oleh biaya asuransi. Setelah klaim yang diajukan tersebut memenuhi syarat dan dikabulkan oleh pihak asuransi, maka asuransi kesehatan pun bisa dicairkan. Lantas, apakah bisa mencairkan asuransi kesehatan dari biaya premi yang telah dibayarkan tanpa mengajukan klaim terlebih dahulu?

Jawabannya adalah bisa. Pencairan asuransi kesehatan tanpa klaim ini termasuk dalam inovasi perusahaan yakni dalam bentuk pengembalian premi asuransi. Persentase atau jumlah premi yang dikembalikan tentunya berbeda-beda sesuai dengan kebijakan masing-masing perusahaan asuransi yang produknya Anda gunakan.

Pengembalian sebagian premi asuransi kesehatan tersebut adalah sebagai bentuk penghargaan perusahaan asuransi atas kewaspadaan dan kehati-hatian tertanggung dalam menjaga aset yang dipertanggungkannya. Hal ini tentu akan menguntungkan kedua belah pihak karena nasabah juga akan tetap bisa menikmati premi yang dibayarkannya setiap bulan walaupun tidak pernah melakukan klaim asuransi. Akan tetapi, proses pencairannya memang membutuhkan waktu yang agak lama dan harus menyertakan beberapa persyaratan.

Baca Juga: Cara Membuat Asuransi Kesehatan dari Awal Sampai Selesai

Syarat dan Cara Pencairan Asuransi Kesehatan dengan Klaim

Melakukan pencairan asuransi kesehatan bukanlah sebuah perkara yang mudah. Akan tetapi, hal tersebut juga tidak begitu sulit selama Anda paham bagaimana prosedur pencairan asuransi dan juga syarat-syarat yang dibutuhkan dalam mencairkan asuransi kesehatan. Lantas, apa saja syarat yang harus Anda butuhkan ketika akan mencairkan asuransi kesehatan yang dimiliki? Simak ulasannya berikut ini.

1. Penuhi Syarat Klaim Asuransi Kesehatan

apakah asuransi kesehatan bisa dicairkan
Sumber Foto: Jakbarekspress.com

Hal pertama dan utama yang harus dilakukan untuk melakukan klaim asuransi kesehatan yakni memenuhi syaratnya terlebih dahulu. Syarat-syarat ini sebenarnya tidaklah sulit. Anda hanya cukup memastikan bahwa premi asuransi Anda aktif. Sebab, premi yang tidak aktif dan belum dilakukan pembayaran selama beberapa bulan akan nonaktif secara otomatis. Oleh sebab itu, cek dan pastikan bahwa premi asuransi aktif sehingga bisa dilakukan klaim.

Selain itu, pastikan juga bahwa Polis yang Anda miliki tidak ada masa tengganggnya. Di samping itu, polis juga tidak boleh memiliki pengecualian tertentu seperti halnya dari dari segi penyakit yang diderita oleh pemegang polis. Jika ini terjadi, maka asuransi kesehatan yang dimiliki berpotensi dilakukan penolakan saat melakukan klaim atau pencairan.

2. Menghubungi Pihak Asuransi

Setelah Anda memenuhi syarat untuk pengajuan klaim, kini saatnya Anda untuk menghubungi pihak perusahaan asuransi sesuai dengan asuransi kesehatan yang Anda miliki. Sekarang ini cara menghubungi pihak asuransi sangat mudah dengan adanya sistem online sehingga Anda tidak perlu lagi untuk mendatangi kantor perusahaan asuransi. Ini tentu memudahkan Anda yang pada saat itu juga sedang sibuk mengurusi pasien yang sedang dirawat di rumah sakit.

Jika Anda belum mengerti sistem online, biasanya Anda juga diperbolehkan untuk menghubungi salah satu karyawan asuransi dengan menggunakan telepon dan nantinya karyawan tersebut akan mendatangi Anda. Waktu menghubungi pihak asuransi ini seharusnya sebelum dilakukan rawat inap pada pasien atau paling lambat setelah 2×24 jam setelah pasien dirawat di rumah sakit.

3. Menyertakan Dokumen Pendukung

apakah asuransi kesehatan bisa dicairkan
Sumber Foto: Sequis.com

Selain premi dan polis asuransi, pengajuan klaim asuransi kesehatan juga memerlukan dokumen pendukung yang lainnya. Hal ini sudah harus Anda siapkan sebelum menghubungi pihak perusahaan asuransi agar nantinya proses klaim lancar dan segera disetujui. Susun rapi dokumen pendukung tersebut dan masukkan dalam satu map atau scan dalam satu file jika memang dikirimkan secara online. Pengiriman file secara online ini lebih mudah, cepat, dan tidak akan menyita waktu Anda untuk merawat pasien yang sedang berada di rumah sakit.

Untuk dokumen pendukung yang harus Anda dipersiapkan sendiri sebelum melakukan klaim asuransi  kesehatan yakni meliputi:

  • Kartu Tanda Penduduk yang sesuai dengan identitas pemegang polis.
  • Tanggal lahir.
  • Nomor telepon pemegang polis.
  • Nomor polis.
  • Nama rumah sakit atau nama dokter yang menangani.
  • Surat rujukan dari dokter.
  • Surat keterangan kondisi medis dari pasien yang mengharuskan harus dilakukan rawat inap.

Baca Juga: Cara Memilih Asuransi Kesehatan Anak Terbaik dan Aman

4. Memilih Rumah Sakit Mitra

Setelah Anda menyertakan dokumen pendukung, kini Anda harus melakukan pemilihan rumah sakit untuk rawat inap. Pastikan rumah sakit yang dituju adalah rumah sakit yang termasuk dalam mitra asuransi perusahaan asuransi kesehatan tersebut. Dalam hal ini Anda harus melakukan pengecekan terlebih dahulu karena biasanya daftar rumah sakit mitra sifatnya akan berubah-ubah setiap tahunnya sehingga jika tahun ini rumah sakit A bisa dipilih belum tentu tahun depan rumah sakit tersebut masih menjadi mitra asuransi.

Ada baiknya untuk memeriksa daftar terbaru dengan menghubungi pihak asuransi. Keuntungan melakukan perawatan di rumah sakit rekanan (provider) adalah tidak perlu membayar biaya perawatan di muka, dengan kata lain Anda tidak perlu mengeluarkan uang jaminan. Jika memang Anda tidak mengerti rumah sakit mana saja yang dijadikan mitra, jangan khawatir karena pihak perusahaan biasanya akan memberikan rekomendasi pada Anda.

5. Penyelesaian

Langkah terakhir dalam melakukan klaim asuransi kesehatan yakni melakukan penyelesaian. Dalam hal ini Anda akan berurusan dengan pihak rumah sakit yang melakukan rawat inap. Namun jangan khawatir, langkah ini lumayan mudah karena Anda hanya tinggal menyerahkan kartu polis asuransi saja kepada pihak rumah sakit dan selanjutnya pihak rumah sakit lah yang akan mengurus semuanya.

Penyelesaian ini tujuannya adalah untuk mengurus administrasi pasien selama berada di rumah sakit.Seluruh biaya perawatan akan ditanggung oleh pihak asuransi selama biaya tersebut masih di dalam batas maksimal yang tercantum di polis. Ini berarti, penting untuk mengetahui batas maksimum manfaat asuransi kesehatan yang ditanggung. Selisih biaya harus ditanggung sendiri oleh pihak tertanggung dan harus dilunasi sebelum Anda meninggalkan rumah sakit. Jadi, tetap siapkanlah dana untuk berjaga-jaga walaupun Anda telah mempunyai asuransi kesehatan yang dapat diklaim dan dicairkan.

Baca Juga: Fungsi Asuransi Kesehatan dan Keuntungannya, Apa Saja?

Ternyata, asuransi kesehatan bisa dicairkan. Namun, yang perlu Anda ingat saat proses pencairan asuransi tersebut adalah Anda harus melengkapi semua syarat serta kelengkapan untuk proses pencairan. Di samping itu, Anda juga harus sabar menunggu selama beberapa waktu sebab proses pencairan tidak bisa dilakukan dalam satu hari saja. Di AIA asuransi, Anda bisa melakukan pencairan dengan cepat dan efisien selama persyaratan yang Anda bawa sudah lengkap dan Anda tinggal menunggu hingga uangnya dicairkan saja.

Asuransi Kesehatan dan Isi Form di https://asuransikesehatan.xyz atau menghubungi nomor HP/WA : 081803081010